Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Umum

Munafri-Melinda Hadiri Maulid KKDB, Perkuat Silaturahmi Warga Barru di Makassar

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H keluarga besar DPP Kerukunan Keluarga Daerah Barru (KKDB), di Gedung Graha Pena, Makassar, Minggu (30/08/2026). Acara peringatan maulid tersebut turut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Majelis Taklim Al-Barru Rahim KKDB yang dinahkodai oleh Rosdiana Amir sebagai Ketua Majelis Taklim. Turut hadir Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin, Ketua Umum DPP KKDB M. Tahir Burhan, sejumlah tokoh masyarakat asal Barru, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar. Turut hadir pula Aksa Mahmud, pengusaha sukses asal Barru yang merupakan ayah Melinda Aksa sekaligus mertua Munafri. Kehadiran Munafri bersama Melinda dan Aksa Mahmud menjadikan kegiatan tersebut sekaligus sebagai momentum silaturahmi bersama keluarga besar masyarakat Barru yang bermukim di Kota Makassar. Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, silaturahmi menjadi hal penting untuk terus dibangun dan dijaga, khususnya di tengah kesibukan dan aktivitas masing-masing. Menurutnya, hubungan sebagai sesama masyarakat Barru tidak boleh terputus hanya karena perbedaan profesi, kesibukan, maupun tempat tinggal. Munafri mencontohkan sosok Aksa Mahmud yang tetap menjaga hubungan dan persaudaraan dengan masyarakat Barru, meski memiliki aktivitas bisnis serta pergaulan yang luas hingga tingkat internasional. “Saya melihat sosok Aksa juga sudah pergaulannya internasional, bisnisnya internasional, tapi tidak pernah melupakan yang namanya persaudaraannya di sesama masyarakat Kabupaten Barru. Ini perlu menjadi contoh yang sangat baik untuk kita semua,” tuturnya. Bagi Munafri, silaturahmi seperti ini dapat terus menjadi ruang untuk menjaga ikatan kekeluargaan dan memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Barru. “Kenapa? Karena kalau bukan kita sesama di dalam satu rumpun keluarga ini, siapa lagi yang harus saling membantu,” tuturnya. Selain memperkuat silaturahmi dan kekeluargaan , Munafri juga berharap Majelis Taklim Al-Barru Rahim yang baru dilantik dapat memperkuat perannya ditengah masyarakat, terutama dalam pembangunan mental dan karakter. “Saya berharap Majelis Taklim ini bisa membantu, menjadi bagian suportif pembangunan masyarakat, khususnya yang berdomisili di Kota Makassar. Ini penting sekali saat ini bagaimana mengembalikan pendidikan adab yang dimulai dari rumah tangga untuk anak-anak kita,” ujarnya. Munafri menekankan pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan menanamkan nilai-nilai agama dan adab sejak dini. Ia menilai kecerdasan tanpa akhlak tidak cukup untuk membentuk generasi yang berkualitas. Tidak lupa, dalam momentum Maulid Nabi tersebut, Munafri mengajak masyarakat menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. “Ada satu sosok idola yang harus kita teladani bersama. Inilah Nabi Muhammad SAW yang hari ini kita peringati maulid dalam rangka proses kelahirannya,” katanya.(*)

Baca Selengkapnya
Umum

Minggu Pagi, Appi Lepas Ribuan Peserta PPNI Fun Run dan Jalan Sehat Gerakan Koperasi di Makassar

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali aktivitasnya pada Minggu (30/8/2026) pagi dengan menghadiri sekaligus melepas ribuan peserta dalam dua kegiatan olahraga yang digelar secara terpisah di Kota Makassar. Agenda pertama, Munafri yang akrab disapa Appi, melepas peserta PPNI Fun Run 2026 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Makassar di kawasan STIKES Panakkukang, Jalan Adhyaksa. Kegiatan tersebut diikuti ribuan peserta yang berasal dari kalangan perawat, tenaga kesehatan, keluarga, serta masyarakat umum. "Pada hari ini kita bersama-sama hadir di PPNI Fun Run. Saya berharap tidak semua perawat bisa hadir di acara ini, karena kalau semua hadir, pasti rumah sakit kosong," ujar Appi disambut tawa peserta. Fun Run menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota PPNI dan masyarakat. Di hadapan peserta, Appi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga bersama tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran. "Ini penting, juga menjadi momentum untuk mengingat kembali peran penting para perawat dalam pelayanan kesehatan masyarakat," tuturnya. Appi menegaskan bahwa kehadiran perawat memiliki posisi yang sangat penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Menurutnya, perawat merupakan salah satu bagian utama dalam struktur kesehatan masyarakat Indonesia. Para perawat berada di garis depan pelayanan, berinteraksi langsung dengan pasien dan masyarakat dalam berbagai kondisi. "Karena perawat adalah bagian yang sangat penting dalam struktur kesehatan masyarakat Indonesia,” katanya. Appi pun mengajak seluruh perawat untuk terus merasa bangga dengan profesi yang dijalani. Dedikasi dan pengabdian para perawat, kata dia, merupakan bentuk nyata kontribusi terhadap kemanusiaan. " Maka dari itu, berbanggalah kita semua menjadi perawat yang terus memberikan dedikasi terhadap kemanusiaan di mana pun berada," pesannya. Selain memberikan apresiasi, Appi juga mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan lari dengan tetap memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Ia meminta peserta tidak memaksakan diri dan tetap memperhatikan situasi di sepanjang rute agar kegiatan berlangsung aman hingga garis finis. Setelah melepas peserta PPNI Fun Run 2026, Appi kemudian melanjutkan agenda berikutnya dengan menghadiri dan melepas peserta jalan sehat bersama gerakan koperasi se-Kota Makassar yang dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Balai Prajurit Manunggal. Kegiatan jalan sehat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat masyarakat dalam mendukung gerakan koperasi di Kota Makassar. Dalam kesempatan itu, Appi memberikan pesan kepada para pengurus koperasi agar tidak sekadar menjalankan organisasi secara administratif. "Harapan saya, jalan sehat bagian dari mendukung koperasi dikelola secara profesional, sehat, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya," jelasnya. Ia menekankan bahwa pengurus memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan keberlanjutan koperasi. "Pengurus memang jadi kunci utama agar pengelolaan koperasi berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan," tegasnya. Menurut Appi, koperasi harus terus diperkuat sebagai wadah ekonomi yang mampu membangun kemandirian masyarakat. Karena itu, pengelolaan yang baik, transparan, profesional, serta berorientasi pada kepentingan anggota menjadi hal penting untuk memastikan koperasi dapat berkembang. Jalan sehat bersama, lanjutnya, juga tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas fisik. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat, pengurus koperasi, serta berbagai elemen lainnya dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan. "Selamat menikmati acara jalan santainya. Semoga langkah kaki di pagi yang cerah ini membawa kebugaran, mempererat silaturahmi, dan mendatangkan keberkahan untuk seluruh peserta dan kemajuan koperasinya," tutur Appi. Ia kemudian menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan menjadi energi positif dalam mengembangkan gerakan koperasi di Kota Makassar. "Salam sehat dan sukses selalu," pungkasnya. Dua agenda tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, memperkuat kebersamaan. Serta mendukung berbagai organisasi dan komunitas yang memiliki kontribusi terhadap pembangunan kota. (*)

Baca Selengkapnya
Umum

Wali Kota Makassar Dampingi Menag Tutup MTQ VIII KORPRI Nasional di Pangkep

PANGKEP,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Nasional 2026 di Alun-alun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (29/8/2026) malam. Penutupan MTQ ditandai dengan penutupan lembaran replika mushaf Al-Qur’an berukuran raksasa oleh Nasaruddin Umar. Penutupan ajang keagamaan tingkat nasional tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, serta Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau. Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 dengan Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep sebagai pusat pelaksanaan kegiatan. Sejumlah rangkaian perlombaan sebelumnya digelar di Makassar, sementara malam penutupan dipusatkan di Kabupaten Pangkep. Keterlibatan Kota Makassar sebagai salah satu pusat pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari upaya mendukung Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah. Sekaligus memperkuat peran Makassar dalam penyelenggaraan agenda nasional. Malam penutupan tersebut juga menjadi momentum pengumuman para juara dari seluruh cabang yang diperlombakan. Dalam hasil akhir MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Sulawesi Selatan berhasil menempati posisi kedua, sementara juara umum diraih Provinsi Sumatera Barat. Selain pengumuman juara, rangkaian penutupan turut diisi dengan serah terima tuan rumah MTQ KORPRI Nasional berikutnya. Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menyerahkan estafet penyelenggaraan kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda sebagai tuan rumah MTQ KORPRI Nasional 2029. Menag Nasaruddin Umar, dalam sambutannya berharap MTQ KORPRI tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi mampu melahirkan ASN yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan maupun pekerjaan. Ia mendorong para peserta dan juara MTQ menjadi ASN yang mampu memberikan keteladanan, menghadirkan pelayanan publik yang baik, serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. “Melalui ini kalian jadi ASN prototipe living Qur’an, yang mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian dan dalam pekerjaan. Jadi ASN penyejuk bukan pengeruh, jadi ASN penengah bukan penghambat,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi kepada Sulsel, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, yang telah sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII Nasional 2026. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat sejak persiapan hingga penutupan. “Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Makassar dan Bupati Pangkep telah bekerja keras menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan,” katanya. Munafri Arifuddin juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian MTQ KORPRI VIII Nasional 2026 di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya di kalangan ASN dan birokrasi. Ia berharap nilai-nilai Qurani yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada momentum perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. “Insyaallah melalui kegiatan kita semua mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT. Dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini, kita semua bisa menanamkan nilai-nilai Qurani di dalam kehidupan kita masing-masing, khususnya para ASN dan birokrasi yang ada di daerah kita masing-masing,” harapnya.(*)

Baca Selengkapnya
Umum

Munafri Ajak Cendekiawan Kawal Pembangunan Makassar: Kota Ini Harus Tumbuh dengan Baik

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan kalangan cendekiawan untuk mengawal pembangunan Kota Makassar. Sinergi tersebut didorong Munafri agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Dialog Kebangsaan dan Pembangunan Daerah yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Majelis Kajian Pembangunan (MKPD) Center for Information and Development Studies Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (CIDeS ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (29/08/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua ICMI Orwil Sulsel Prof Arismunandar, Wakil Ketua ICMI Orwil Sulsel Prof Andi Tamsil, Ketua Dewan Pakar CIDeS ICMI Orwil Sulsel Prof Abd Hamid Paddu, Ketua CIDeS ICMI Orwil Sulsel Adi Suryadi Culla, para guru besar serta peserta diskusi publik dan rapat kerja. Pada kesempatan tersebut, Munafri menekankan, pemerintah membutuhkan mitra strategis dari kalangan akademisi dan cendekiawan untuk memastikan program pembangunan memiliki dasar pemikiran yang kuat sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Pemerintah tentu tidak bisa jalan sendiri. Pemerintah butuh counterpart yang baik untuk memastikan seluruh program-program ini bisa berdampak dan berkualitas kepada masyarakat,”katanya. Menurutnya, CIDeS ICMI memiliki posisi strategis dalam menjembatani gagasan akademis dengan kebutuhan implementasi di lapangan. Karena itu, ia berharap forum tersebut mampu melahirkan rekomendasi program dan agenda strategis bagi pembangunan Kota Makassar. Dalam sesi diskusi, Munafri juga menanggapi pendekatan pembangunan masyarakat Kota Makassar yang dinilai memerlukan berbagai edukasi. Munafri menyepakati pentingnya edukasi sebagai fondasi dalam membangun masyarakat. Namun, Wali kota yang akrab disapa Appi tersebut menekankan edukasi pembangunan masyarakat saat ini harus dimulai dari pendidikan karakter dan budaya. Ia menilai berbagai persoalan sosial, termasuk rendahnya kepatuhan terhadap aturan berakar pada minimnya kesadaran diri. “Saya sepakat sekali bahwa pendekatannya ini pendidikan. All about the education,” tegasnya. Sehingga, menurutnya, pembentukan karakter harus dimulai dari hal-hal sederhana agar masyarakat memiliki kemampuan mengontrol diri dan menghargai aturan. “Makanya, saya datang ke UNM untuk minta tolong saya, kita merubah kurikulum pendidikan dasar kita. Masukkan pendidikan adab, etika, konten lokal ke dalam pendidikan kita, tambahkan pelajaran agama. Kenapa? Karena dimulai dari hal-hal yang kecil,” katanya. Sejalan dengan berbagai terobosan pemerintah dalam pendidikan, Munafri meminta para cendekiawan membantu pemerintah mengukur efektivitas berbagai program, termasuk pemberdayaan masyarakat. Ia menekanan kebijakan tidak cukup hanya dirancang dan dijalankan, tetapi harus dapat diukur dampaknya dalam rentang waktu tertentu. “Dibutuhkan profesor-profesor, bapak-bapak, kolaborasi akademis yang akan menghasilkan sebuah pandangan, menghasilkan sebuah pendapat, menghasilkan sebuah teori sistematis,” jelasnya. Ia pun mengajak CIDeS ICMI Orwil Sulsel bersama para guru besar dan cendekiawan untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Makassar. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan pemikiran solutif, konstruktif, serta inovasi yang dapat diterjemahkan menjadi kebijakan. “Kota ini tidak mungkin tumbuh sendirian. Kota ini harus tumbuh dengan dikawal,” ujarnya. Munafri menegaskan, pemerintah harus terbuka terhadap masukan dan kritik dari seluruh pemangku kepentingan. Ia berharap kolaborasi dengan CIDeS ICMI dapat segera diwujudkan dalam kerja nyata melalui rencana penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Makassar. “Pemerintah ini tidak boleh membangun barrier. Pemerintah ini harus terbuka, pemerintah harus responsif terhadap segala keluhan masyarakatnya,” pungkasnya.(*)

Baca Selengkapnya
Umum

Aliyah Mustika Ilham Hadiri GATF GUTF 2026, Makassar Perkuat Posisi sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia Timur

MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Opening Ceremony Garuda Indonesia Sales Exhibition (GATF GUTF) 2026 yang digelar di Main Atrium Mall Ratu Indah, Jalan Ratulangi, Makassar, Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kolaborasi bersama pelaku industri penerbangan, perjalanan, pariwisata, serta sektor ekonomi kreatif. GATF GUTF 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kelima yang dilaksanakan secara serentak di tujuh kota besar di Indonesia. Khusus di Makassar, kegiatan ini menghadirkan sebanyak 35 booth travel yang menawarkan berbagai pilihan perjalanan dan paket wisata bagi masyarakat serat paket umrah. Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyempatkan diri mengunjungi seluruh booth yang hadir. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap para pelaku usaha perjalanan sekaligus upaya memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Aliyah Mustika Ilham menilai, kegiatan seperti GATF GUTF memiliki peran strategis dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai destinasi wisata sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah. Menurutnya, sektor pariwisata tidak dapat berkembang secara maksimal tanpa dukungan konektivitas yang baik. Kemudahan akses transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mobilitas wisatawan, baik yang datang ke Makassar maupun masyarakat Makassar yang melakukan perjalanan ke berbagai daerah. “Konektivitas merupakan bagian penting dalam pengembangan pariwisata. Dengan semakin banyak pilihan perjalanan dan kemudahan akses, tentu akan semakin membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Kota Makassar,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Ketua DPD ASITA Sulsel itu juga menegaskan, Pemerintah Kota Makassar terus mendorong terciptanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, industri penerbangan, pelaku perjalanan, dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjadikan Makassar tidak hanya sebagai kota tujuan wisata, tetapi juga sebagai hub pariwisata dan konektivitas di kawasan Indonesia Timur. “Pemkot Makassar tentu sangat mendukung kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha. Kita ingin pariwisata tumbuh bersama, ekonomi bergerak, dan Makassar semakin dikenal sebagai kota yang memiliki daya tarik serta konektivitas yang kuat,” tambahnya. Selain menghadiri seremoni pembukaan, Aliyah Mustika Ilham juga berdialog dan menyapa para pelaku usaha yang membuka booth dalam kegiatan tersebut. Ia berharap momentum GATF GUTF 2026 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan geliat industri perjalanan dan pariwisata di Makassar. Kehadiran Pemerintah Kota Makassar dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen Pemkot untuk terus membangun ekosistem pariwisata yang kolaboratif dan berkelanjutan. Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Kominfo Makassar Muhammad Roem, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin, dan Camat Mamajang M. Rizal ZR. Sementara itu, turut hadir Global Sales and Distribution Group Head PT Garuda Indonesia Micky Irfandi, Regional CEO BSI Regional X Makassar, serta Plt. Kabid Pelayanan Haji dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umroh H. M. Slamat Mustafa. Melalui dukungan terhadap kegiatan GATF GUTF 2026, Pemerintah Kota Makassar berharap semakin terbuka ruang kolaborasi untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan pergerakan ekonomi masyarakat, serta menjadikan Makassar sebagai salah satu pintu utama konektivitas dan destinasi unggulan di Indonesia Timur.

Baca Selengkapnya
Umum

Wali Kota Makassar Ajak Warga Jadikan Rasulullah Teladan di Maulid Akbar Pesisir

MAKASSAR,—Pemerintah Kota Makassar kembali menggelar Maulid Akbar di dermaga Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (28/08/2026) malam. Pemilihan kawasan Pelabuhan Paotere sebagai lokasi pelaksanaan menghadirkan suasana berbeda dalam peringatan Maulid tahun ini. Kawasan yang menjadi salah satu sentra aktivitas nelayan dan perdagangan laut di Kota Makassar itu tidak hanya dipadati ribuan masyarakat. Tahun ini, perahu-perahu nelayan turut mengambil bagian dalam kemeriahan peringatan hari lahir Rasulullah SAW. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa. Maulid Akbar Kota Makassar ini juga dihadiri langsung jajaran Pemerintah Kota Makassar, unsur Forkopimda Kota Makassar, hingga pimpinan maupun perwakilan Kementerian Agama Kota Makassar, Majelis Ulama Kota Makassar, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar. Tausiyah Maulid Akbar Pesisir Makassar diisi oleh Ustaz Das’ad Latif. Acara juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan kepada sejumlah warga melalui program BAZNAS Kota Makassar. Bantuan diserahkan langsung oleh Munafri selaku Wali Kota Makassar, didampingi Ketua BAZNAS Kota Makassar, Usman Sofian. Kemeriahan maulid akbar ditengah ribuan masyarakat semakin terasa saat pembagian berbagai hadiah doorprize untuk puluhan warga. Mulai dari perabot rumah tangga, voucher belanja senilai Rp250 ribu yang dapat digunakan di Pasar Terong, hingga hadiah utama berupa dua paket umrah untuk dua pasangan. Pada sambutannya, Munafri mengatakan Maulid Akbar Pesisir tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan. Tetapi juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus momentum untuk merefleksikan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Melalui momentum tersebut, Ia mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah sebagai sosok yang paling utama untuk diteladani dalam menjalani kehidupan. “Buat apa kita menyimpan besar-besar foto idola kita: Messi, Ronaldo, atau bahkan idola di komik-komik yang tidak berwujud? Sementara kita mempunyai satu sosok istimewa, satu sosok yang sangat-sangat kita agungkan, satu sosok yang memberikan kita gambaran terhadap kehidupan keselamatan dunia dan akhirat, yaitu Nabi Muhammad SAW,” katanya. Wali kota yang akrab disapa Appi itu menggarisbawahi, Rasulullah memberikan teladan dalam berbagai sisi kehidupan. Mulai dari menjadi pemimpin yang memberikan rasa aman kepada masyarakat, menjalankan kegiatan tata niaga dengan adab, membangun keluarga dengan kasih sayang, hingga memperhatikan nasib dan kehidupan bangsanya. “Kehidupan Nabi inilah yang harus terpatri di dalam kehidupan kita, menjadi contoh dan suri teladan untuk kita semua, yang harus kita jalankan pengamalan setiap hari di dalam kehidupan kita,” tambahnya. Appi juga mengapresiasi pelaksanaan Maulid Akbar Pesisir tahun ini yang semakin berkembang. Ia mengingatkan bahwa pada pelaksanaan tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar telah menjanjikan kehadiran perahu-perahu nelayan dan lokasi kegiatan yang lebih nyaman bagi masyarakat. “Tahun lalu kita janjikan bahwa akan ada perahu-perahu nelayan yang hadir, akan ada tempat yang lebih nyaman dari tahun-tahun sebelumnya, dan alhamdulillah tahun ini kita bisa selenggarakan dengan baik,” tuturnya. Selain menyampaikan pesan Maulid, Munafri turut mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim kering, terutama terhadap potensi kekurangan air, kebakaran, dan gangguan kesehatan. Ia meminta seluruh pihak terkait bersama pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam momen tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperkuat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan, insyaallah kita dapat bersama-sama mewujudkan Kota Makassar yang semakin religius, harmonis, dan penuh keberkahan.” ujarnya.(*)

Baca Selengkapnya