Lomba Defile HKG PKK Makassar, 15 Kecamatan Tampilkan Ciri Khas dan Potensi Wilayah

MAKASSAR – Lomba defile menjadi salah satu agenda yang memeriahkan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kota Makassar, di Atrium Trans Studio Mall, Jumat (23/10/2026).
Diikuti oleh 15 kecamatan binaan TP PKK Kota Makassar, kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap kecamatan untuk menampilkan kreativitas, kekompakan, serta keunikan dan ciri khas daerah masing-masing.
Dalam perlombaan tersebut, setiap kecamatan menghadirkan penampilan yang merepresentasikan identitas wilayahnya. Beragam unsur lokal ditampilkan melalui busana, atribut, hingga konsep defile yang disiapkan secara kreatif oleh masing-masing peserta.
Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperlihatkan kekayaan potensi yang dimiliki setiap wilayah di Kota Makassar.
Tidak sekadar berjalan beriringan dalam sebuah barisan, lomba defile ini juga menjadi kesempatan bagi para kader PKK untuk menerjemahkan karakter dan potensi daerah ke dalam penampilan yang menarik.
Setiap kecamatan berupaya menunjukkan ciri khasnya dengan tetap mengedepankan keserasian, kedisiplinan, dan kekompakan tim.
Keikutsertaan 15 kecamatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam gerakan PKK. Perbedaan karakter dan potensi wilayah justru menjadi kekuatan yang memperkaya penampilan, sekaligus memperlihatkan bahwa setiap kecamatan memiliki identitas dan keunggulan yang patut diapresiasi.
Lomba defile ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa bangga terhadap identitas lokal. Ciri khas yang dibawa masing-masing kecamatan tidak hanya menjadi pembeda dalam kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat yang lebih luas.
Kreativitas dalam mengemas unsur lokal menunjukkan bahwa kegiatan PKK dapat menjadi ruang untuk mendorong pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwilayah.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, turut hadir sebagai salah satu juri dalam lomba defile tersebut. Ia didampingi oleh drg. Wiwik Elnangti Wijaya dari TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan serta Andi Patiware, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, yang bersama-sama bertugas melakukan penilaian terhadap penampilan para peserta.
Penilaian dilakukan dengan memperhatikan penampilan peserta, kreativitas dalam mengangkat ciri khas wilayah, kekompakan barisan, serta kesesuaian konsep yang ditampilkan dengan ketentuan lomba.
Melalui partisipasi aktif para kader, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap potensi lokal diharapkan terus tumbuh dan diterapkan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.(*)
